Gaza dan
Kenangan Kakak
Foto dengan bingkai indahnya tergeletak di atas meja dan terus
tak henti-hentinya dipandangi Ifa (23). Air mata bercucuran keluar dari kedua
kelopak matanya. Kakaknya, Umi, dirinya, dan adiknya, Ali tengah saling
beranagkulan dalam foto kusam tersebut. Mereka tampak saling mencintai dan
peduli satu sama lain. Digenggamnya jilbab kusam milik kakaknya tempo dulu.
Dipandangnya langit-langit rumah di Kota Berlin, Jerman sambil tersenyum ikhlas
merona pasrah akan kuasa Tuhan yang Maha Esa.