Tampilkan postingan dengan label Cerpen Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

Cerpen tentang Lingkungan : Logam dan Kertas yang Merusak Alam


          Tak jenuh-jenuh kupandangi indahnya alam yang menyapa. Mengajarkanku bagaimana aku harus bersyukur dan mengakui kekuatan-Nya. Tak ingin aku segera beranjak dari  tempat ini dan menyiakan moment emas ini begitu saja. Burung-burung kenari berterbangan bermain seperti bocah desa yang masih polos. Dengan gembiranya mereka bersiul menyapaku yang tengah berdiri dengan santainya, seperti ingin mengajakku bermain. Biru warna langit di ujung atas sana sejauh aku memandang. Benar-benar tanpa ada asap kelabu yang merisau penglihatan. Hidungku dimanja dengan hirupan aroma terapi alam, sebuah sejuknya udara pagi. Bibirku semakin mudah melemparkan senyuman tulus dan penuh bangga memandang alam di sekitar daerah sini. Benar-benar asri desaku ini. Ini yang aku mau dari desaku yang terus-terusan hijau, subur, indah, dan permai. Para petani kembali menyapaku dari beberapa arah. Mereka tengah sibuk dengan sawahnya yang penuh padi yang menunjukkan untuk segera dipanen. Kubalas mereka dengan lambaian tangan penuh anggunnya.

Sabtu, 18 April 2015

Cerpententang Lingkungan : Surga Terbengkalai

SURGA TERBENGKALAI
            Masih saja kupandangi indahnya alam yang menyapa. Tak ingin aku segera beranjak dari sini. Biru di atas sana tanpa ada asap kelabu yang merisau. Burung-burung berterbangan dengan gembiranya bersiul menyapaku yang tengah berdiri dengan santainya. Hidungku semakin dimanja menghirup sejuknya udara pagi. Bibir tersenyum berbahagia dan penuh bangga memandang alam di desaku. Hijau desaku yang subur, indah, dan permai. Para petani tengah sibuk dengan sawahnya yang penuh padi yang begitu hijaunya tanaman ini. Tegur sapa muncul di raut mereka terhadapku. Kubalas mereka dengan lambaian tangan penuh anggunnya.