Di zaman yang serba modern,
kecanggihan teknologi sudah tidak asing lagi di seluruh lapisan masyarakat.
Dari seluruh usia, khususnya remaja telah menggunakan media sosial sebagai alat
komunikasi. Hal ini disebabkan kemudahan yang ditawarkan, harga yang lebih
murah, serta kecanggihan fiturnya yang semakin beragam. Untuk itu dibutuhkan
sikap masyarakat yang lebih cerdas serta bijak dalam menggunakan sosial media. Hal
ini karena sudah semakin maraknya kejahatan di internet serta sering membuat
masyarakat lupa terhadap kehidupan sosial di dunia nyata. Sehingga tak jarang
ada istilah "yang dekat semakin jauh, yang jauh semakin dekat." Jika
sudah seperti itu semakin banyak remaja dengan kepribadian introvert yang lebih senang menutup diri dan semakin banyak manusia
dengan kelabilan emosi yang tidak bisa dikendalikan. Kecanggihan yang
ditawarkan media sosial seperti facebook, BBM, twitter, instagram, dll telah
membuat remaja kita mulai ketagihan. Seakan hidupnya tidak akan berlangsung
tanpa sosial media. Dan jika kamu memiliki ciri-ciri di bawah ini maka kamu
perlu mewaspadai karena kamu telah mulai ketagihan di sosial media.
Rabu, 10 Juli 2019
Minggu, 07 Juli 2019
6 Tanda Terlalu Nyaman dengan Kondisi Jomblo
Apa kabar semuanya? Baik kan? Okay hari ini demam fiksi sengaja akan
bahas mengenai jomblo, khususnya jomblo yang terlalu lama. Jomblo adalah
kondisi dimana seseorang kesepian karena tidak punya pacar. Rasa kesepian itu
bisa berlangsung lama atau bahkan tidak berefek karena sudah terbiasa. Nah, meskipun indentik dengan kesepian, tidak
semua jomblo itu menyakitkan guys. Ada
yang tetap merasakan senang karena masih punya banyak teman, sahabat, orang
tua, saudara, keluarga, dll. Gue kasih tahu ya, sebenarnya rasa sayang itu
tidak hanya berasal dari mereka tetapi juga bisa saja berasal dari segala
penjuru arah, contohnya adalah mereka-mereka itu. Nah, hal inilah yang
terkadang membuat orang betah terhadap kondisi jomblo. Okay, di bawah ini demam fiksi akan share ke kalian tentang 6 tanda terlalu nyaman dengan kondisi
jomblo.
Senin, 23 April 2018
The Fault of My Life (23 April 2018)
Hari ini hari yang sangat buruk. Yang mana keburukan itu tidak
berasal dari atsmofir ataupun nasib tapi karena datang dari akunya sendiri. Aku
tahu tidak ada keburukan yang lebih kecuali dari diri sendiri. Dan musuh terbesar
dalam hidup adalah diri kita sendiri.
Ceritanya, hari ini aku ada panggilan wawancara di luar kota.
Karena aku belum tahu alamat yang pasti, takut nyasar, takut telat, akhirnya
aku memutuskan untuk naik kereta dan dilanjutkan untuk naik ojek online. Pagi
buta aku niat mandi agar tidak ketinggalan kereta karena kereta menuju kota
tersebut berangkat pukul 05.00 pagi sebab itulah aku bangun pukul 03.00. Iya
sengaja lebih awal dua jam karena biasanya kalau dandan aku suka lama dan biar
ada jeda lama sebelum aku berangkat. Semua keluargaku, bapak, ibu, dan adik
ikut bangun pagi agar aku tidak merasa berjuang sendiri. Apalagi ibuku, dia
rela bangun pukul 02.00 sengaja untuk membuat makanan sebagai bekal anaknya
wawancara di luar kota.
Rabu, 16 Maret 2016
Cerpen Cinta Menyedihkan : Tujukan Jasadnya Part 2
Tunjukan Jasadnya Part
2
Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00
pagi. Baru aku ingat terakhir aku tidur adalah pukul 4 sore kemaren. Itu pun
hanya satu jam. Ini yang membuatku semakin lelah. Di kedua mataku seperti ada
kunang-kunang.
Cerpen Cinta Menyedihkan : Tujukan Jasadnya Part 1
Tunjukan Jasadnya Part
1
Aku masih bingung kenapa orang ini
selalu lalu-lalang di depan rumahku. Orang ini seperti kurang kerjaan. Di
tangannya terdapat sebuah patung kuda yang dipegang erat. Dan nampaknya usianya
tidak begitu tua dan mungkin hampir sama dengan pamanku. Jika dia waras aku
yakin dia seharusnya tidak melakukan hal seperti ini. Bertindak mondar-mandir
tidak jelas. Dia bisa mencari uang, entah itu menjadi tukang kayu, kuli, atau
mencari sampah. Pekerjaan semacam ini mungkin akan lebih baik daripada
melakukan pekerjaan yang tidak jelas seperti ini. Sesekali dia menatapku dan
tersenyum sempit kepadaku. Meskipun aku tahu ini bukan ulahnya melainkan ini
ulah setan, tapi aku balas saja senyumannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2019
(13)
- ▼ 09/22 - 09/29 (3)
- ► 09/01 - 09/08 (1)
- ► 07/28 - 08/04 (3)
- ► 07/21 - 07/28 (1)
- ► 07/07 - 07/14 (5)
-
►
2018
(1)
- ► 04/22 - 04/29 (1)
-
►
2016
(20)
- ► 03/13 - 03/20 (2)
- ► 03/06 - 03/13 (10)
- ► 02/28 - 03/06 (6)
- ► 01/10 - 01/17 (2)
-
►
2015
(133)
- ► 12/13 - 12/20 (5)
- ► 10/18 - 10/25 (8)
- ► 10/11 - 10/18 (6)
- ► 10/04 - 10/11 (1)
- ► 09/27 - 10/04 (7)
- ► 09/20 - 09/27 (5)
- ► 09/13 - 09/20 (5)
- ► 09/06 - 09/13 (15)
- ► 08/30 - 09/06 (11)
- ► 07/12 - 07/19 (10)
- ► 06/14 - 06/21 (3)
- ► 06/07 - 06/14 (6)
- ► 05/31 - 06/07 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (12)
- ► 04/05 - 04/12 (1)
- ► 03/01 - 03/08 (10)