Jumat, 23 Oktober 2015

Contoh Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah di Mata Pelajaran Ekonomi Akuntasi


Materi Ekonomi yang Disampaikan
Materi yang akan disampaikan kepada  peserta didik adalah berkenaan pengangguran.  Peserta didik diminta mencari solusi dari pengangguran menggunakan pendekatan berpikir secara ilmiah.

Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk melaksanakan strategi pembelajaran. Dalam hal menyampaikan materi pengangguran dengan strategi pembelajaran berbasis masalah, dipilihlah metode pembelajaran diskusi. Peserta didik secara diskusi kelompok mengkaji pecemcahan masalah pengangguran dengan pendekatan berpikir secara ilmiah.

Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah
a.   Merumuskan Masalah
Peserta didik bersama guru bersama-sama merumuskan masalah yang akan dicari solusinya. Rumusan masalah yang diperoleh semisal seperti ini:
1)  Bagaimana cara mengatasi pengangguran di Indonesia?
b.  Menganalisis Masalah
Peserta didik meninjau masalah pengangguran secara kritis dari berbagai sudut pandang. Untuk meninjau masalah pengangguran peserta didik harus mengetahui pengertian pengangguran, jenis-jenis pengangguran, dan sebab-sebab pengangguran. Sebagai contoh peserta didik membaca suatu sumber buku berkenaan dengan pengertian pengangguran, jenis-jenis pengangguran, dan sebab-sebab pengangguran. Sebagai contoh suatu buku merujuk pada sebab-sebab pengangguran adalah sebagai berikut:
1)  Pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan perluasan kesempatan kerja.
2)  Ketidakberhasilan sektor industri.
3)  Angkatan kerja tidak dapat memenuhi kualifikasi persyaratan yang diminta oleh dunia kerja.
4)  Ketidakstabilan perekonomian, politik, dan keamanan negara.
5)  Pajak penghasilan(PPn) yang tinggi (progresif) akan membuat orang cenderung mengurangi jam kerja.
6)  Perkembangan teknologi tinggi yang tidak diimbangi oleh keterampilan dan pendidikan dari para pencari kerja.
7)  Tidak ada kecocokkan upah.
8)  Tidak memiliki kemauan wirausaha.
9)  Adanya diskriminasi ras, gender, orang cacat
c.   Merumuskan Hipotesis
Peserta didik berdiskusi untuk merumuskan berbagai kemungkinan pemecahan masalah sesuai pengetahuan yang dimiliki. Dari sebab-sebab yang diketahui peserta didik dari sumber belajar maka peserta didik dapat memberikan dugaan sementara yang dapat mengurangi angka pengangguran adalah sebagai berikut:
1)  Digalangkannya program Keluarga Berencana (KB) untuk mengurangi pertumbuhan penduduk.
2)  Perluasan kesempatan kerja dengan membuka usaha baru atau berwirausaha.
3)  Pelatihan kerja para generasi muda sebagai angkata kerja melalui pendidikan formal, informal, mauoun nonformal untuk mengurangi angkatan kerja yang memenuhi kualifikasi persyaratan yang diminta oleh dunia kerja.
4)  Mejamin ketidakstabilan perekonomian, politik, dan keamanan negara.
5)  Mengurangi Pajak penghasilan(PPn) yang tinggi (progresif).
6)  Negoisasi pekerja dengan perusahaan masalah kecocokkan upah.
7)  Adanya gerakan kesetaraan ras, gender, orang cacat
d.  Mengumpulkan Data
Dalam tahap ini peserta didik mulai mengumpulkan data mengenai berita pengagguran atau berita tentang berhasilnya solusi yang pernah ditawarkan pemerintah untuk mengurangi pengagguran. Selain berita yang dipernah terjadi, peserta didik dapat pula merujuk pada sumber buku mengenai solusi mengurangi angka pengangguran.
e.   Pengujian Hipotesis
Peserta didik berdiskusi untuk mengambil atau merumuskan kesimpulan sesuai dg penerimaan dan penolakan hipotesis yg diajukan. Sebagai contoh, berikut akan dipaparkan penemuan peserta didik dari berita atau sumber buku tentang solusi mengurangi pengangguran:
1)  Menyelenggarakan bursa pasar kerja
2)  Menggalakkan kegiatan ekonomi informal
3)  Meningkatkan keterampilan tenaga kerja
4)  Meningkatkan mutu pendidikan
5)  Mendirikan pusat-pusat latihan kerja
6)  Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
7)  Mendorong investasi
8)  Meningkatkan transmigrasi
9)  Melakukan deregulasi dan debirokrasi
10)  Memperluas lapangan kerja
f.    Merumuskan Rekomendasi Pemecahan Masalah
Berdasarkan pemikiran sendiri maupun penemuan sumber buku maupun berita maka peserta didik dapat merumuskan rekomendasi pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
1)  Menyelenggarakan bursa pasar kerja
2)  Menggalakkan kegiatan ekonomi informal misalnya dengan perluasan kesempatan kerja seperti membuka usaha baru atau berwirausaha sehingga dapat memperluas lapangan kerja.
3)  Meningkatkan mutu pendidikan
4)  Mendirikan pusat-pusat latihan kerja untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja.
5)  Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong investasi
6)  Meningkatkan transmigrasi
7)  Melakukan deregulasi dan debirokrasi untuk mejamin ketidakstabilan perekonomian, politik, dan keamanan negara semisal mengurangi Pajak penghasilan(PPn) yang tinggi (progresif).
8)  Digalangkannya program Keluarga Berencana (KB) untuk mengurangi pertumbuhan penduduk.
9)  Negoisasi pekerja dengan perusahaan masalah kecocokkan upah.

10)  Adanya gerakan kesetaraan ras, gender, orang cacat.

Tidak ada komentar: