Selasa, 13 Oktober 2015

7 Kejahatan yang Sering Dilakukan Mahasiswa Ngekos Jauh dari Orang Tua


Hidup sebagai mahasiswa yang tinggal di kos-kosan dan jauh dari orang tua memaksa kita untuk hidup lebih mandiri. Mulai dari menyediakan makanan untuk seharian, mencuci pakaian, membersihkan rumah, atau menyiapkan keperluan sehari-hari, harus kita sendiri yang melakukan. Kesibukan yang terlalu ekstrim dimulai dari aktivitas kuliah hingga kesibukan sebagai ibu rumah tangga mendadak membuat mahasiswa/mahasiswi hidup di bawah standar kebanyakan orang. Mereka menjadi kurang peduli terhadap kesehatan serta keselamatan diri. Akibatnya tubuh menjadi tak enak dipandang karena hanya tinggal tulang belulang serta kulit sebagai pelindung. Lalu bagaimana ekspresi orang tua? Orang tua dibuat shocked dan kaget luar biasa begitu melihat anaknya yang tiba-tiba berkostum costplay alien kurus.

Selama ini kita tidak sadar dan sudah merasa hidup sewajarnya. Dengan kondisi jasmani yang wajar tanpa mengeluh karena sedikit gangguan. Tetapi ternyata semuanya salah. Efeknya bisa saja jangka panjang. Rasa tak peduli terhadap pola hidup sebagai orang sibuk dengan ekonomi pas-pasan juga pengawasan jauh dari orang tua yang sudah lama kita bersama jalani itu sangat keliru. Ternyata ada juga beberapa hobi, kesukaan, serta kesibukan yang selama ini dijalani tak bersahabat dengan badan. Akhirnya berujung tak bagus.

Jika dokter sudah memvonis, hanya tinggal penyesalan. Maka tak jarang penyakit tifus seperti penyakit langganan mahasiswa ngekos. Tapi untuk apa penyesalan jika semua sudah terjadi. Semua hanya tinggal bagaimana ke depannya dan bagaimana memperbaikinya. Coba mulai pikirkan bagaimana perasaan orang tua yang pasti akan sedih melihat kondisi anaknya serta sayangilah diri sendiri. Dan inilah macam-macam kejahatan yang sering dilakukan mahasiswa ngekos jauh dari orang tua:

Sarapan sekaligus makan siang.
Sebagai anak kos, kita paling susah buat bangun pagi. Tak peduli ada kuliah pagi atau pun makanan belum siap di meja. Akibatnya sangat lumrah berangkat tergesa-gesa ke kampus dan hanya sarapan dengan air putih. Dengan bekal percaya bahwa nggak sarapan nggak mungkin akan bikin orang mati. Kalau mau mampir dulu ke warung, uangnya mending buat bayar fotocopy makalah. Dan siapa yang sering seperti ini? Pasti jawabannya lebih dari satu. Akibatnya sarapan sekaligus makan siang. Padahal jika diketahui sarapan termasuk hal wajib sebelum mengawali aktivitas hari-hari karena diyakini dapat memberikan energi besar dalam melakukan aktivitas. Sehingga kalian akan lebih bersemangat dalam mengerjakan kegiatan kalian. Konsentrasi juga akan full untuk jam terbang tidak hanya terus-terusan konsentrasi ke perut. Ini fakta guys.

Konsumsi makanan sampah yang dimasak pake Ma*ako, Ro*co, Ajin**oto dan kawan-kawannya.
Sebagai anak kesayangan mama, kita tidak bisa memungkiri bahwa masakan ibu di rumah lah yang terenak. Karena selain masakannya sehat, masaknya juga pakai hati. Tak jarang makan-makanan di sekitar di kampus berasa hambar. Kalau pun berasa palingan hanya rasa asin karena bumbunya full penyedap rasa yang sebenarnya nggak terlalu baik untuk tubuh. Makanya otak menjadi sedikit tumpul dan sedikit pusing kalau harus mikir berat. Ini tidak jarang karena bagaimana pun penyedap rasa selain menjadikan makanan lebih enak harganya juga lebih murah. Bagaimana pun, bos-bos warteg punya usaha untuk orientasi profit. Tidak hanya untuk membantu kita mengisi isi perut kita.

Cafein, Soda, Bergadang, Ind*mie goreng, Rokok dan saudaranya.
Banyak tugas sudah biasa. Kalau pun harus bergadang itu makanan tiap hari. Entah sekadar mengerjakan tugas, main game, nonton bola atau drama, klak-klik iklan, atau pun sekadar ngegalau. Hidup bergadang tiap hari nggak mungkin kalau mata melek tapi mulut mingkem. Pasti ada saja camilan yang harus dimakan. Kalau perut laper, pikir-pikir cuman ada mie instan. Sedangkan untuk nahan mata melek maka butuh suplemen yang disebut minuman jimat, apalagi kalau bukan cafein berupa kopi, atau pun softdrink atau soda. Apalagi bagi mahasiswa yang lumayan sedikit berduit, rokok pun menjadi konsumsi. Ada budget tersendiri untuk sekadar beli rokok meskipun makanan tiap hari kurang manusiawi, hanya mie instan, kerupuk, atau sekadar bon cabe.

Kecandauan makanan pedas atau coklat
Bagi galauwer selamat ya, harus pusing berpacu pada masalah yang tak tahu ujung-pangkalnya. Akibatnya harus konsumsi makanan pedas sampai keluar asap dari atas kepala. Konsumsi makanan pedas bagi sebagai sebagian orang sangat manjur untuk mengusi galau. Ini yang versi rock, kalau pengin makanan pengusir galau yang agak sedikit imut, langsung deh konsumsi coklat atau makanan manis. Padahal keduanya kalau dikonsumsi setiap hari tidak bagus. Terlalu banyak makanan pedas selain bisa mengakibatkan masalah pada perut dan organ pencernaan, bisa juga mengakibatkan perasaan mudah emosi, ketombean, dan dehidrasi. Apalagi kalau kalian yang suka makan coklat di malam hari lalu lupa gosok gigi, gigi jadi berlubang sehingga masa pakainya kurang bertahan lama.

Konsumsi air putih tanpa tahu sumber yang jelas.
Air merupakan unsur yang penting untuk fungsi efektif dari tubuh kita. Sekitar 50 sampai 70 % massa tubuh kita terdiri dari air, termasuk kulit, jaringan tubuh, sel-sel dan seluruh organ. Wajib bagi kita untuk konsumsi air putih setiap hari. Namun banyak dari kita yang hanya mampu membeli air galon abal-abal tanpa tahu sumbernya yang jelas. Karena kesibukan yang luar biasa malas bagi kita untuk memasak kembali air minum tersebut. Padahal yang benar air galon yang kita beli harus dimasak lagi. Mungkin efek jangka pendek tak begitu terasa, tapi efek bahayanya bisa saja kita terima di usia tua nanti.

Mandi malam
Kuliah pulang sore dan dilanjutkan rapat. Belum jadi pejabat, tiap hari rapat ini-itu. Akibatnya mandi sore ditunda dulu untuk agenda malam hari. Karena gas elpiji adalah milik bersama anak-anak satu kos, bukan milik pribadi tak mungkin dibuang sia-sia hanya untuk merebus air. Tempat tinggal juga hanya di kos bukan di hotel yang kalau butuh air panas tinggal pencet tombol hot. Akibatnya dipaksa mandi malam dengan air dingin. Padahal mandi di malam hari pakai air dingin tidak bagus untuk kesehatan tulang.

Berhadapan dengan layar cahaya sampai mata berubah belo.
Tugas yang banyak, harus tetap update drama terbaru, juga acara bola yang harus ditonton, sosmed yang masih nungguin updetan curhatan terbaru, serta game yang selalu menunggu dimainkan untuk mengusir stress memaksa kita untuk terus saja melototin layar laptop, gadget, atau pun televisi. Mata jadi kelihatan belo dan kurang cairan. Masih muda harus pakai kacamata minus 8. Akibatnya muka menjadi lebih boros dari usia sebenarnya.

Kurang olahraga
Sering bagi kita berkata malas untuk berolahraga. Tubuh yang sudah lelah untuk menjalani aktivitas serta minimnya waktu menjadikan kita menganggap olahraga bukanlah aktivitas penting. Karena memang sifatnya yang tidak memaksa serta hanya berdasarkan kesadaran saja. Padahal siapa saja perlu yang namanya olahraga. Selain bagus untuk tubuh, olahraga adalah refeshing bagi kita untuk mengusir kejenuhan.

Kita adalah manusia yang wajib dihargai, dicintai, dan diakui keberadaanya. Kalau tidak kita sendiri yang menghargai, mencintai, dan mengakui diri sendiri lalu siapa yang akan melakukan? Mumpung masih muda cobalah menyayangi diri kita sendiri dengan tidak melakukan hal-hal di atas. Hidup dengan lebih sedikit enjoy mengikuti ritme kehidupan yang diatur Tuhan, mensyukuri apa yang telah ada, serta terus kreatif dan produktif. Kuliah bertujuan mencari ilmu dan memperoleh sukser, serta kebahagian dunia dan akhirat. Kalau langkahnya saja tidak menyenangkan, lalu dimana letak kesuksesan dan kebahagian dunia dan akhirat sebenarnya. Bahagia dulu baru sukses. Bukan bahagia menunggu sukses.

Okay terimakasih banyak gue sampaikan karena kalian telah menyisihkan waktu sedikit buat baca postingan gue kali ini. Tak ada gading yang tak retak pasti banyak kesalahan dari postingan ini. Untuk itu gue minta maaf serta kritik dan saran sangat dibutuhkan untuk kebaikan gue dan postingan ini. Kalau ada unek-unek atau ada yangtahu tentang kejahatan lain yang sering dilakukan mahasiswa ngekos jauh dari orang tua bisa deh di share di komentar ya biar yang lain juga lebih tahu. Bye..bye. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar: