Kamis, 11 Juli 2019

8 Cara Ampuh Move On dari Kegagalan


Belum ada kata terlambat untuk berubah. Seburuk apa pun pengalaman masa lalu, bukanlah sebuah alasan buat gue dan elu semua tidak layak mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Harapan itu masih ada. Ya jelas, titik tanpa koma. Tanpa harapan hidup ini adalah perjalanan tanpa tujuan. Dengan harapan seseorang akan bertindak dan memiliki kekuatan meskipun peluang dan kenyataan sebagai modal itu sangatlah tipis.

Contohnya adalah seorang mahasiswa yang sama-sama ingin mendapatkan beasiswa S2 ke luar negeri. Mahasiswa satu, dia aktif di organisasi, IP tinggi, ikut kegiatan sosial di mana-mana, dan mahir bahasa Inggris. Tapi maaf dia nggak punya harapan karena sifat psimisnya yang berlebih mengingat pikirannya tentang dirinya sangat buruk dan menganggap dirinya kalah saingan dengan yang lain. Sehingga ditanamkan di pikirannya dalam-dalam untuk nggak mungkin bisa kuliah di luar negeri, apalagi gratis..tis... Saking nggak ada harapan, dia telah menutup rapat-rapat mimpi itu dan bahkan melupakan impian itu. Maka tak pernah dia berdoa bahkan usaha untuk mendaftar. Dan alhasil dia tidak pernah merasakan kesempatan untuk kuliah S2 di luar negeri.

Beda dengan mahasiswa yang satu. Ya meskipun organisasi nggak ikut, IP standar aja, dan seminar, atau pun kegiatan sosial masih jarang, tapi dia punya harapan sehingga ada kemauan buat dia melanjutkan S2 di luar negeri meskipun secara kasat mata tipis peluang. Dia terus berusaha memperbaiki kualitas diri dengan terus berdoa dan mencari terus informasi, serta perbaiki kemampuan. Tugas pertama dia harus move on dari masa lalu yang biasa-biasa saja. Dia sangat berusaha untuk lulus secepatnya, mendekatkan kepada Allah, tingkatkan kualitas diri, dan eksekusi.
Lagi ngalay efek mikirin masalah skripsi, berikut ini adalah tips dari gue buat lho agar cepat move on dari kegagalan sekaligus mengatasi kegagalan:

Luangkan Waktu Untuk Sejenak Meluapkan Emosi
          Manusia sudah pasti punya emosi yang takaranya sudah pasti berbeda satu sama lain. Agar tidak berkepanjangan dan bikin stress, silakan kalian luangkan waktu sejenak untuk sekadar melamun atau menangis berpikir tentang keburukan dan kelemahan apa yang kamu punya. Peristiwa ini tidak dijadikan ajang ketidaksyukuran atau penyelesalan tapi hanya sekadar ajang menyadarkan diri. Jangan terlalu lama pada fase ini tapi langsung cari cara untuk memperbaikinya. Agar lebih konsisten dan konkret, sepertinya perlu juga dicoret-coret di kertas.

Bayangkan Keberhasilan Apa yang Pernah Kamu Lakukan
          Bayangkan kebaikan apa yang pernah kamu dapat selama kamu hidup. Pikirkan bagaimana kamu merasa bahagai dan bagaimana kamu mensyukuri moment ketika itu. Lalu, pikirkan masalah-masalah apa saja yang menghadang ketika itu dan bagaimana cara kamu mengatasinya. Kamu akan tahu betapa tangguh kamu sebenarnya dan kamu akan yakin bahwa kamu tidak selemah yang kamu pikirkan saat ini.

Lihat Apa yang Sudah Kamu Lakukan Selama Ini
Ringkas menjadi catatan kecil mengenai apa kebaikan dan keburukan yang kamu dapat. Tulis pula pengalaman-pengalaman yang sudah kamu lakukan. Dan dari situ kamu pasti akan sadar bahwa betapa minim pengalaman kamu saat itu. Semoga sih muncul keingingan untuk berbuat hal lebih yang belum pernah kamu jumpai.

Perbaiki Apa yang Keliru
          Fokus selanjutnya adalah mengenai hal apa yang paling membuat kamu begitu terpuruk saat itu juga. Catat apa saja yang keliru. Maksud di sini bukanlah membuat sedih kamu dan mengingatkan kamu pada hal buruk. Tapi lebih tepatnya kamu cari solusi untuk memperbaiki keburukan itu. Perlu kamu ketahui, bahwa manusia di dunia ini, nggak mungkin bisa ngehindar dari yang namanya kesalahan. Termasuk kamu. Fokus di sini, tetap pada solusi bukan kesalahan itu sendiri.

Prospek Tetap pada Masa Depan
          Gue ulang bahwa, fokus tetap pada solusi bukan kesalahan itu sendiri. Nah, kamu juga tidak dibenarkan jika hanya berdiam diri setelah mengetahui kesalahan dan solusi kamu. Kamu tetap butuh tindakan. Masa depan cerahmu masih nungguin kamu. Segera jemput sebelum dirampas oleh hawa kemalasan dan rasa psimismu sendiri. Segera lakuin solusi-solusi yang sudah kamu pikirkan matang-matang dan dapatkan mimpi-mimpi kamu di depan sana.

Hargai Diri Sendiri dengan Tidak Terlalu Menyalahkan Diri Sendiri serta Akui Kurangan dan Kelemahan
          Nah, langkah selanjutnya adalah tetap hargai diri kamu sendiri sebagai manusia yang memang harus kamu junjung tinggi sebagai prinsip kamu. Perasaan ngoyo kamu buang jauh-jauh meskipun kerja keras dan pantang menyerah itu perlu. Buang pula jauh-jauh tentang pikiran dan tindakan kotor yang bisa ngrendahin harga diri kamu sebagai orang terhormat. Akui pula kekurangan dan kelemahan yang kamu miliki. Namanya juga manusia normal. Terlalu memporsil kekuatan kamu sendiri bisa saja membuat kamu semakin jatuh dan bisa berakibat fatal. Buang jauh-jauh tindakan konyol yang bisa menyakiti diri dalam mengejar mimpi karena hakikatnya masih ada Tuhan yang mengatur apa yang akan terjadi di seisi dunia ini.

Refreshing
          Kekuatan manusia terbatas karena masih ada kelemahan dan kekurangan yang ikut pula menghalang. Biar otot nggak pegal, pikiran agak slow, dan fisik kembali normal, disarankan pula agar kamu refreshing sejenak. Refreshing bisa kamu lakukan dengan jalan-jalan ke tempat baru, melakukan hobi, atau belajar hal-hal baru. Nah, dengan begitu, pikiran dan fisik akan segar kembali dan kamu pun sanggup untuk fighting mengejar mimpi-mimpimu di depan sana.

Gagal Coba Lagi dan Mau untuk Berdoa
          Tiba saatnya buat kamu bertarung. Kalau hasilnya masih nggak sesuai kamu harepin jangan takut. Ulang lagi! Mungkin masih ada yang keliru atau usaha kamu belum 100%. Lalu jangan lupa pula untuk berdoa karena kita tahu bukan kita yang mengatur apa yang terjadi tapi Tuhanlah sang Pencipta dunia ini, serta kreator skenario apa yang terjadi di dunia. Sabar dan bersyukur itu kuncinya guys.
          Okay sekian yang dapat gue share. Lakuin hal-hal di atas secara ikhlas bukan dengan cara yang srakah guys! Jangan lupa nikmati proses! Gagal atau berhasil itu bukanlah aturan yang kita buat. Karena kita hanya bisa berusaha, selebihnya masih ada Allah, Sang pengambil keputusan yang bijaksana. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi pembaca sekalian. Kritik dan saran sangat dibutuhkan dan bisa dishare di kolom komentar agar yang lain juga lebih tahu. Mohon maaf atas kesalahan bahasa maupun kata karena manusia tak ada yang sempurna. Okay terimakasih.

Tidak ada komentar: