Minggu, 14 Juni 2015

Contoh Essay Pendidikan : Pendidikan Bermutu dalam Perwujudan Manusia-Manusia Unggul Bumi Pertiwi Tahun 2045

Tahun 2045 akan memberikan pembuktian nyata bagaimana perkembangan Indonesia yang melibatkan peran-serta dari Bangsa Indonesia sekalian untuk merawat dan mengembangkan titipan dari pendahulunya. Tahun 2045 merupakan 100 tahun setelah Indonesia berdiri sehingga diharapkan akan dilahirkan generasi emas yang mampu menopang, memikul, dan memimpin Indonesia menuju Indonesia Jaya yang dicintai bangsanya dan disegani bangsa lain. Era generasi emas 2045 diharapkan bangsa ini sudah tidak terlonta-lonta lagi mengejar ketertinggalan dan diwarnai dengan segala keterpurukan tetapi sudah bagaimana mempertahakan kejayaan atau meningkatkannya menuju bangsa nomor satu di jagat raya ini. Generasi emas Indonesia 2045 dicerminkan sebagai bangsa yang mampu secara kreatif dan inovatif, mampu berpikir tingkat tinggi, berkarakter protagonis, tahu dan segan terhadap ibu pertiwi, cinta dan mempunyai patriotisme terhadap bangsa, dan mampu secara produktif memberikan sumbangsih terhadap Indonesia. Dalam merealisasikan generasi unggul tersebut diperlukan langkah secara sigap untuk mengkombinasikan intelektual, emosional, dan spiritual setiap calon bibit unggul melalui proses pendidikan. Pendidikan adalah proses untuk memanusiakan manusia melalui tata cara dan tahap transformasi ilmu sehingga akan membentuk manusia unggul dan kompeten. Hal ini sebagai cikal-bakal bahwa pendidikan sebagai poin penting yang mendasari konkritnya Indonesia emas 2045.

Jika diteliti lebih dalam, Bangsa Indonesia patut berbahagia karena memiliki potensi SDM dan SDA yang melimpah. Tahun 2045 akan diisi oleh generasi yang pada saat ini berusia 0 sampai 20 tahun. Pada saat itu ada 100 jutaan orang yang berada pada usia produktif dan kelompok usia tersebut menduduki jumlah mayoritas jika dibandingkan kelompok usia lain. Hal ini sebagai pertanda besar akan dicapainya Indonesia jaya mengingat melimpahnya usia produktif yang akan menjadikan mereka sebagai lakon yang menjalankan kewajiban mengentaskan segala keterpurukan di Indonesia. Melirik lebih dalam, Indonesia juga merupakan tempat persemayaman kekayaan yang ada pada alam. Sumber Daya Alam sangat tersedia di Indonesia.
Memandang kondisi di Indonesia yang serba berkecukupan di bidang kuantitas manusianya dan kekayaan alamnya memang sudah menjadi pengurangan sikap was-was terhadap kemungkinan hilangnya keberlangsungan segala tata kehidupan Indonesia. Namun perlu kita ketahui bahwa kuantitas yang unggul tidak disertai kualitas yang mumpuni dapat menghancurkan kuantitas itu sendiri. Sehingga menuju Indonesia emas 2045 diharapkan kuantitas manusia yang tinggi dapat dibina melalui proses pendidikan yang berkualitas pula. Manusia dengan pemahaman intelektual, emosional, dan spiritual yang tinggi akan mampu membina kehidupan di sekelilingnya. Alam pun akan terbina sehingga kekayaan alam di Indonesia dapat mampu diurus oleh tangan-tangan para penghuninya dan secara otomatis kontribusi alam dan manusia dapat menjawab tantangan menuju Indonesia jaya era 2045.
Kita sudah tidak mengelak bahwa segala bentuk masalah masih ada di Indonesia. Korupsi masih membudaya di Indonesia. Bentuk kriminalitas dan kejahatan juga masih tidak pernah absen mewarnai pola kehidupan di Indonesia. Bencana alam yang terus-menerus menjadi konsekuensi ketidakpecusan para pemiliknya dalam mengelolanya. Kekayaan alam justru lebih dinikmati bangsa asing yang dikarenakan mereka lebih memiliki pemahaman intelektual yang lebih terhadap kekayaan di Indonesia dibanding kita. Kualitas pendidikan di Indonesia juga belum terlalu baik. Masih ada tradisi tawuran antarpelajar di Indonesia. Juga tidak dipungkiri adanya pemahaman akan penekanan lebih untuk mendapat nilai baik dibandingkan penekanan mendapat ilmu bermanfaat memaksa siswa untuk mendapatkan nilai secara tidak jujur yaitu dengan menyontek. Sehingga tidak luput banyak kasus korupsi memakan uang rakyat jika dari proses pendidikannya saja sudah salah kaprah sehingga menimbulkan calon bibit koruptor. 100 tahun setelah hari proklamasi kemerdekaan diharapkan akan ada langkah pasti untuk meminimalisir masalah-masalah tersebut.
Menurut UU No. 20 tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu diperlukan faktor-faktor penujang pendidikan bermutu. Pendidikan sebenarnya bukan hanya menciptakan manusia berkualitas untuk saat ini tetapi juga manusia yang mempunyai pengaruh besar di masa yang akan datang sehingga pendidikan dapat dikatakan sebagai aset untuk menghidupi bangsa ini. Pendidikan bermutu sangat diperlukan untuk menggapai Indonesia jaya 2045.
Pendidikan bermutu diharapkan agar dimulai sejak usia dini, yaitu pada jenjang pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Sebenarnya pendidikan juga sangat penting diterapkan di usia dini. Hal ini untuk menjamin agar tidak ada lagi anak-anak usia dini Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan secara pasti. Kualitas para usia dini tidak bisa begitu saja diabaikan karena 15-20 tahun kemudian anak-anak ini akan membawa Indonesia menuju bangsa yang lebih baik. Mereka akan menjadi penopang kekuatan ekonomi dan mejadikan Indonesia menjadi sebuah negara dengan daya saing yang cukup handal. Jika anak-anak ini tidak berpendidikan yang sudah diembannya sejak kecil maka tidak menutup kemungkinan akan terganggunya cita-cita Indonesia menuju Indonesia emas.
Perbaikan kualitas pendidikan juga harus secara mutlak diterapkan pada pendidikan 12 tahun. Hal ini untuk menjamin agar calon insan produktif yang nantinya akan membawa perubahan di Indonesia dapat setidaknya mengenyam pendidikan menengah.  Selanjutnya bisa diberikan akses terbuka bagi mereka untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi yaitu di pendidikan tinggi.
Kualitas pendidikan di Indonesia sangat dipengaruhi bagaimana kualitas pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi inilah yang nantinya menciptakan sarjana yang akan memimpin kekuatan ekonomi di Indonesia pada nantinya. Perlu penambahan jumlah doktor. Ini penting karena lulusan pendidikan tinggi adalah tenaga ahli dan profesional yang siap memasuki dunia kerja (usaha dan industri) ataupun membuka lapangan kerja baru. Perlu pula penambahan kuantitas pendidikan tinggi negeri agar semakin banyak jumlah sarjana di Indonesia yang diharapkan pada nantinya dapat memimpin ke arah Indonesia emas 2045.
Dalam menempuh pendidikan bermutu ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan untuk merealisasikan ide tersebut. Pertama adalah perbaikan kualitas dari tenaga pendidik. Tenaga pendidik inilah yang nantinya menjadi faktor penentu dalam terciptanya kesuksesan pendidikan di Indonesia. Guru bermutu menjadi variabel penting bagi terwujudnya pendidikan yang bermutu. Ada beberapa wacana yang mengatakan kualitas guru di Indonesia masih belum terlalu tinggi. Seorang guru diharapkan dapat bekerja dengan orientasi profesional bukan hanya orientasi birokrasi semata. Ada kesadaran dari seorang guru untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga hal ini merupakan kewajiban dari pendidikan tinggi keguruan yang secara langsung menciptakan para tenaga pendidik. Perlu revitalisasi LPTK sebagai perguruan tinggi yang bertanggung jawab dalam mendidik calon pendidik/guru dengan landasan filosofi, kerangka pikir akademik, program pendidikan akademik dan profesi yang utuh dan akuntabel. Pengiriman Guru untuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal, melalui SM3T juga merupakan upaya dalam pembenahan kualitas guru sehingga perlu ditingkatkan kebijakan tersebut.
Kedua adalah kurikulum yang dijalankan pada pendidikan nasional. Seperti yang diterapkan pada kurikulum 2013 diharapkan nantinya dapat membentuk peserta didik dengan sifat unggul yang berkarakter protagonis, kreatif dan inovatif, mampu berpikir tingkat tinggi, tahu dan segan terhadap bumi pertiwi, cinta dan mempunyai patriotisme terhadap bangsa, dan mampu secara produktif memberikan sumbangsih terhadap Indonesia. Seperti halnya pendidikan karakter yang diharapkan nantinya dapat menciptakan manusia tidak hanya kuat intelektualnya tetapi juga mempunyai spiritual yang tinggi dan mampu secara konkrit menempatkan dirinya pada lingkungannya dan bersosialisasi dengan manusia dan alam sekitarnya. Harus diadakan pembelajaran kreatif untuk mendorong kemampuan menyinergikan fungsi otak kiri dan kanan yang sangat diperlukan untuk mengembangkan kecakapan berpikir divergen, kreatif, lateral, dan kritis.
Ketiga adalah perbaikan sarana dan prasarana yang menunjang proses pendidikan berlangsung. Perbaikan gedung dan fasilitas sekolah, pengadaan buku-buku dan sumber literatur lain, kemudahan akses memperoleh informasi dan ilmu, penciptaan suasana lingkungan pendidikan yang kondusif, pengadaan alat-alat praktikum dan peraga yang relevan dengan pendidikan, pengadaan alat-alat canggih berbasis teknologi, dan tentunya pengadaan guru, kepala sekolah, serta pengawas yang berkualitas tinggi. Untuk itulah diperlukan budget yang tinggi untuk penyelenggaraan pendidikan.
Langkah nyata adalah pengadaan beasiswa untuk para siswa dan mahasiswa di Indonesia. Beberapa kebijakan dan program seperti BOS untuk Pendidikan dasar dan Menengah, Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidikmisi, Bantuan Operasional untuk Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), dan Pendirian Perguruan tinggi Negeri baru dan sekolah berasrama merupakan sebagian dari upaya untuk meningkatkan akses secara inklusif dan berkeadilan. Kemudahan untuk mengenyam pendidikan bagi tiap-tiap bangsa diharapkan menjadi langkah pasti dari perwujudan cerdasnya generasi bangsa Indonesia nantinya.  Sudah tidak lucu jika masih ada bangsa Indonesia terutama mereka yang saat ini berada pada usia sekolah tidak bisa mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Indonesia emas 2045 diharapkan akan terwujud mengingat pada tahun itu akan melipah usia produktif yang mampu berkontribusi mengelola alam dan menyelesaikan permasalahan yang beragam di Indonesia. Pendidkan merupakan langkah pasti menuju era itu sehingga diperlukan pembenahan kualitas guru, kurikulum, dan sarana dan prasarana proses pendidikan untuk mewujudakan pendidikan bermutu. Pengentasan kemiskinan dengan pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi maupun pelajar dengan keterbatasan ekonomi namum memiliki kemampuan akademik juga ikut andil dalam perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. Jadi adanya penerapan pendidikan bermutu dapat mewujudkan era generasi emas 2045.

Sekiaan postingan ini. Tunggu postingan berikutnya ya. Semoga bermanfaat dan maaf jika ada salah kata. Mampir juga bagi kalian yang ingin mendapatkan uang dari internet dengan klik di sini.


Tidak ada komentar: